Seputar Cerita Horor Hantu Itu Ada "Jalan Gang Sundel Bolong"
Di sebuah desa, dimana temanku tinggal terdapat sebuah jalan tanah yang membelah sawah yang menghubungkan desa tersebut dengan jalan. Jalan tanah tersebut hanya diterangi dengan beberapa lampu kuning. Disamping kirinya terdapat pohon bambu yang sangat luas dan disamping kanan nya, pesawahan. Orang - orang di situ menamainya "Gang Sundel Bolong". Kenapa? Karena gang tersebut dihuni oleh sesosok kuntilanak bolong yang sering mengganggu siapa saja yang suka lewat di situ. Gak tahu gimana sejarah kuntilanak tersebut sampai menghuni gang itu. Aku akan menceritakan beberapa keusilan yang dilakukan oleh kuntilanak tersebut yang ceritanya aku dapat dari temanku itu.
Cerita Pertama
Ini temanku sendiri yang mengalami yang saat itu sedang bersama teman - temannya. Waktu masih sekolah dulu, temanku dan geng nya sedang mengadakan acara pesta miras di gang tersebut pada malam hari. Saat sedang asik - asiknya, tiba - tiba salah satu dari mereka ada yang nyeletuk. "Eh, ada orang gila nari - nari tuh, lucu!". Maka mereka semua melihat ke arah yang ditunjuk temannya tadi, dan memang terlihat seperti orang gila dengan rambut yang acak - acakan, pake baju lusuh sedang menari - nari di tengah jalan gang. Mereka pun tertawa - tawa melihatnya, hingga orang gila tersebut tiba - tiba menghilang. Hal itu langsung membuat mereka sadar bahwa yang barusan itu bukan hanya sekedar orang gila, melainkan hantu. Mereka pun lari tunggang langgang.
Cerita Kedua
Di ujung Gang Sundel Bolong, tepatnya di pinggir jalan di bangun sebuah pos polisi yang sengaja untuk mengontrol jalan. Setelah proses pembangunannya selesai, maka ditempatkan lah beberapa polisi untuk bertugas di pos tersebut. Dan para polisi tersebut pun mendapatkan perkenalan pertamanya dengan sang kuntilanak.
Menurut mereka, saat dinas malam pertama, mereka mendengar suara perempuan menangis dan minta tolong. Para polisi pun mencari - cari asal suara itu. Akhirnya mereka menemukan asal suara itu, yang ternyata berasal dari belakang pos polisi itu.
Setelah dilihat secara bersamaan, maka tampaklah sesosok kuntilanak yang menyeramkan. Alhasil, kaburlah para polisi tersebut.
Cerita Ketiga
Sebut saja namanya Pak Ajat. Dia seorang penarik becak yang biasa mangkal di terminal kota. Pada suatu malam saat sedang menunggu penumpang, Pak Ajat diminta seseorang untuk mengantarkannya pulang. (Tenang, ini orang lho!, bukan setan! Hihihi). Rumah penumpang tersebut berada di desa temanku tadi. Maka tentu saja harus melewati Gang Sundel Bolong tersebut.
Karena waktu itu berangkatnya berdua, maka mereka tidak mengalami kejadian aneh saat melewati gang tersebut. Setelah sampai tujuan, Pak Ajat pun balik lagi ke terminal dan kembali melewati gang kuntilanak tersebut.
Dan banyak keanehan pun mulai terjadi. Jalan yang dilaluinya tadi tiba - tiba saja berubah. Lebih tepatnya, jalan yang semula ada, tiba - tiba buntu dan ditumbuhi kebun bambu. Pak Ajat pun bingung, kenapa jalannya berubah? Lalu Pak Ajat sadar dan berucap "Mbah, jangan ganggu saya! Saya cuma numpang lewat....". Dan aneh bin ajaib, secara tiba - tiba kebun bambu tadi hilang dan kembali berubah jadi jalan biasa. Masih sangat beruntung saat itu gak ada penampakan.
Comments
Post a Comment