Seputar Cerita Horor Hantu Itu Ada "Di Cakar Kuntilanak" about the ghost horror story there is "clawed kuntilanak"

Di Cakar Kuntilanak Penghuni Gudang Kantor

Namaku Arman, Asal Ciamis, Jawa Barat. Cerita kali ini akan mengisahkan tentang tentang kisah yang dialami dua orang teman kantorku. Kebetulan hari ini aku ada tugas ke kantor lama, dimana aku dulu pernah bekerja disana selama beberapa tahun.
***************
Seperti biasa, saat bertemu teman - teman lama, cerita mengalir begitu saja. Dari cerita soal pekerjaan yang berlanjut ke suatu misteri yang dialami oleh dua orang temanku ini. Kebetulan keduanya adalah bagian marketing yang memang kadang suka pulang menjelang tengah malam ketika dihadapkan sebuah penutupan asuransi dengan sistem tender.

Malam itu, sebut saja Beno bersama Yogo, harus mengumpulkan dokumen tender untuk esok harinya. Pekerjaan tersebut memaksa keduanya untuk kerja hingga larut malam di kantor. Mereka kekurangan satu dokumen, dan kebetulan letaknya di gudang.

Saat itu waktu menunjukan pukul 11.00 malam. Beno dan Yogo memang tinggal berdua saja di kantor saat itu, sementara satpam ada di lantai bawah. Meski dengan malas - malasan, akhirnya keduanya pergi menuju ke gudang. Untuk mengusir keheningan, keduanya ngobrol ngalor ngidul dan menertawakan kisah - kisah lucu.

"Bah, gelap banget sih ini gudang!", ujar Beno. Braaak...!, dengan isengnya Beno menendang pintu gudang yang sudah di buka oleh Yogo. "Widih, pelan - pelan mas bro! Dah kaya polisi menggebrak hotel mesum aja lho!! Ayo kita cari dokumennya!", kata Yogo.

Sesaat sebelum masuk, Beno seperti melihat sekelebatan bayangan putih di dalam gudang. Dia sempat ragu, namun ditepisnya dengan bepikir paling itu pantulan lampu dari luar.

"Sudah ketemu belum?", tanya Beno.

"Udah nih, yuk cabut!", sahut Yogo.

Keduanya pun keluar dari gudang itu dan mematikan lampu. Namun, sesaat sebelum lampu padam dan pintu kembali di kunci, Beno merasa seperti ada yang mencakar tangannya! dingin sekaligus panas!.

"Uh! Apaan tadi?", ujarnya dalam hati, karena dalam keadaan remang - remang Beno tidak sempat melihat bagian yang terasa panas tersebut. Namun ketika sudah kembali keruangan yang terang, segeralah ia melihat tangannya yang tadi.

"Go, lihat tangan gue!", seru Beno.

"Kenapa lo Ben?", tanya Yogo.

Lalu Beno memperlihatkan tangannya yang terasa ada yang mencakar tadi ke Yogo. Terlihat luka cakaran 3 baris sepanjang 10 cm. Tidak berdarah, namun berwarna merah seperti habis digaruk kasar.
"Lo kena apaan tadi?", tanya Yogo.

"Gak kena apa - apa ko, sumpah!", jawab Beno. Sebenarnya dalam hati Beno ingin berkata, "Gue di cakar makhluk halus", tapi kalimat tersebut tidak jadi diucapkannya.

Merekapun kembali melanjutkan pekerjaannya hingga tengah malam.
"Oi, Go udah jam 12 lebih nih, balik yuk, udah kelar kan?", ajak Beno ke Yogo.

"Ayo, udah beres kok, ayo balik!", sahut Yogo.

Keduanya pun berbenah dan siap - siap pulang ke rumah.

"Go, gue siap - siap matiin lampu ya di depan? Lo jangan lupa absen, gue udah tadi!", Beno berkata pada Yogo sambil berjalan menuju lobby kantor.

"Ok bos!, gue ngabsen dulu ya!", sahut Yogo.

Tek.... Tek.... Tek.... Lampu pun dimatikan oleh Beno dari arah depan.
"Terima kasih....", ujar mesin absensi setelah absensi.
"Ya sama - sama!", jawab Yogo sambil bercanda.
Tiba - tiba dibelakangnya ada suara tawa terdengar lirih. "Hi.. Hi... Hi...", refleks Yogo langsung menoleh ke arah belakang. Dan astaga..........!!! Tampak sesosok wanita berambut panjang, berbaju terusan berwarna putih, sedang duduk disalah satu kursi meja kerja kayawan.

Wajahnya tak begitu terlihat, karena tertutup oleh wajahnya yang hitam lebat dan panjang. Ditambah lagi keadaan saat itu gelap, karena hampir semua lampu sudah dimatikan oleh Beno.

Setelah Yogo tertegun dan tak sadar bergumam, "Huh, pake acara nongol segala nih kunti!". Seakan mendengar ucapan Yogo, terlihat kepala sang kuntilanak itu bergerak, menoleh perlahan ke arah Yogo.

Tak berani melihat, Yogo langsung ngacir terbirit - birit menuju pintu depan. "Hoi Beno! Tungguin gue kampret!!", teriaknya.

Esok hari nya, baru keduanya saling bertukar cerita. Beno yang dicakar kuntilanak dan Yogo yang kebagian melihat penampakannya.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Horor Di Perkosa Setan Yang Tak Terlihat

Cerita Horor Kejadian Suster Gepeng di Rumah Sakit Soetomo di Daerah Surabaya

Cara Pemanggilan Hantu Jelangkung Benar Atau Tidaknya Anda Boleh Mencobanya!