Seputar Cerita Horor Hantu Itu Ada "Ditebengi Kuntilanak Penghuni Kebun Kosong"

Namaku Adit. Ini pengalaman saya sendiri. Cerita ini terjadi sekitar tahun 2013, saat saya masih duduk di bangku sekolah kelas 2 SMA di Tasik Malaya, Jawa Barat.

***********

Dulu waktu di SMA, saya adalah anggota OSIS. Sekolah saya adalah sekolah full-day school alias sekolah yang sehari penuh. Artinya tiap hati (Senin - Sabtu) jadwal belajar mengajar selalu padat dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore, kecuali hari libur.

Waktu itu saya belum punya SIM. Namun karena jarak rumah saya ke sekolah jauh, akhirnya diperbolehkan membawa kendaraan, dengan catatan harus lewat jalan tikus alias jalan pintas yang melintang dari kampung saya tinggal hingga sekolahan.

Jalan tikusnya itu melewati jalan kampung yang beraspal namun terdapat banyak lubang. Di perkampungan itu, jarak rumah yang satu ke rumah yang lainnya cukup berjauhan. Jalannya pun bisa dibilang indah dan masih asri, karena di kiri dan di kanan jalan itu membentang sawah. Namun ada satu tempat yang konon terbilang angker, yaitu sebuah kebun tidak terawat yang berada kurang lebih 5 km di tengah - tengah antara kampung saya dan sekolahan.

Hari itu adalah hari senin. Selepas materi pelajaran terakhir, kurang lebih jam 5 sore, ada sebuah pengumuman kalo semua anggota OSIS harus kumpul di ruang OSIS karena ada rapat penting. Saya pun langsung SMS orang rumah kalo saya akan pulang telat. Ternyata rapatnya lama banget, sampe hampir jam 9 malam kalo gak salah waktu itu, dengan waktu istirahat solat maghrib dan isya. Menjelang waktu yang terus bejalan, akhirnya rapatpun selesai, dan saya pun langsung tancap gas pulang dengan sepeda motor kesayangan saya.

Saya pulang malam dan langsung berbelok ke jalan tikus yang biasa saya lewati saat pergi maupun pulang sekolah. Saat itu jalanan terlihat sangat sepi banget ditambah lagi dengan kurangnya penerangan jalan. Jujur saja sebelum pulang tadi, saya sudah merasakan perasaan yang gak enak. Ya, tapi mau gimana lagi, saya harus pulang.

Singkat cerita, sampailah saya di titik pusat angker, yaitu daerah kebun yang tak terawat itu. Saya tahu kalo kebun itu menyimpan kisah seram dikalangan masyarakat. Tapi cuma jalan ini yang merupakan satu - satunya jalan tikus. Saya tetap gas di kecepatan kilometer santai dan gak ngebut.

Ketika mulai memasuki kebun tersebut, Waw! Gelap banget!! Cuma ada saya sendiri yang melintas saat itu. Sebenarnya saya tidak merasa terlalu takut, tapi kejadian yang gak pernah saya bayangkan sebelum nya pun terjadi. Motor saya tiba - tiba mati mendadak!.

"Kenapa kok pake mogok segala sih?", ujar saya panik. Saya heran, kehabisan bensin kah? Gak mungkin ah, tadi subuh di isiin bensin full oleh om saya yang sempat minjam motor saya. Ada kerusakan kah? Masa? Hari minggu kemarin baru di servis tuh, dan di cek semua kondisinya masih sehat walafiat.

Terus kenapa sih? Saya sempat panik! Udah mogok, dan mogoknya pas di tengah - tengah tempat yang katanya angker lagi! Beneran, takutnya ada, bahkan keselnya juga ada. Yaudah, dari pada galau gak karuan, saya putuskan untuk mendorong motor sampe rumah. Walau saya tahu itu masih jauh, yaitu sekitar 5 km-an lagi, busyet dah! Bayangin aja saya harus dorong sejauh itu dalam kondisi gelap.

Lalu saya netralin gigi, biar bisa didorong, dan saya putar kunci ke posisi on, tetap gak ada tanda - tanda kalau listrik motor bekerja. Lagian dari tadi udah coba, tapi tetap gak hidup - hidup tuh motor! Aneh!.

Ketika mendorong dan menuntun motor, dari kejauhan di depan saya terlihat seorang perempuan yang jalan kaki menuju arah saya, tersorot cahaya bulan purnama juga saat itu. Saya berfikir, kok ada perempuan jalan sendirian malam - malam begini ya?.

Namun keheranan saya sirna setelah berfikir mungkin si perempuan itu mau ke warung atau ke tempat lainnya. Dari kejauhan perempuan itu terlihat masih berjalan terus ke arah saya. Sambil mendorong motor, saya menunduk sesaat, dan ketika saya menegakkan kepala lagi untuk memandang ke depan, perempuan itu hilang entah kemana! Ciri - ciri perempuan itu yang saya ingat, dia berpakaian seperti orang biasa dan kelihatan dari fostur tubuhnya perempuan itu terlihat sekitar usia 20 tahunan.

Saya tengok sini tengok sana, karena entah kemana perempuan itu hilang begitu saja. Karena mana mungkin secepat itu, sedangkan saya hanya sekitar 5 detik tadi menunduk, tapi dia lenyap dengan cepat gitu aja!. Dan ada satu hal lagi yang gak kalah aneh terjadi setelah itu. Motor saya tiba - tiba terasa berat, rasanya seperti sedang menuntun motor dengan seseorang yang duduk di jok nya!, tapi anehnya gak ada siapa - siapa! Makin jauh saya dorong, makin berat, dan tangan saya makin pegel! Aduh udah mogok, sendirian malam - malam gini, banyak hal aneh, di tempat angker lagi!!.

Meskipun tangan memang sangat terasa pegal, tetap saya tun - tun si motor. Pokoknya saya harus pulang dengan motor ini walau apapun yang terjadi. Makin lama makin berat, tapi saya terus dorong. Tiba - tiba ada angin kencang yang meniup saya, cuman sekilas dan saya hanya tercengang. Saya tercengang bukan karena angin itu, tapi karena suara yang bikin merinding terdengar di belakang saya. Suara ketawa cekikikan pelan, kayaknya jauh banget tapi kedengaran sangat jelas!. Saya terhenti, saya pelan - pelan coba menengok ke arah belakang, dan langsung tuh suara cekikikannya hilang dan gak ada siapa - siapa juga yang saya lihat, hanya kegelapan malam dan pohon - pohon rimbun.

Tiba - tiba, tanpa disadari pula tanda netral di motor saya menyala. Wah! Bukannya seneng, malah makin seram yang ada! Tapi situasi ini saya gunakan, saya langsung naik motor dan tombol starter ku nyalakan, si motor kembali menyala secara normal. Saya injak gigi 1, namun ada yang aneh yang terlihat di spion kiri saya. Saya lihat baik - baik spion, ternyata spion motor saya memantulkan sesosok perempuan melayang dengan rambut panjang hingga menutupi muka.

"Anjrit! Kuntilanak!", ujar saya berbisik ketus. Sepertinya kuntilanak itu memang perempuan yang tadi menghilang dan tiba - tiba menebeng di motor, pantes berat banget!.

Jantung saya berdetak hebat dan keringat dingin banyak bertetesan!. Saya langsung tancap gas dan melirik spion, terlihat sesosok itu tertinggal jauh di belakang saya, tapi suara cekikikannya itu masih terdengar jelas!. Geber dan geber sekencangnya, menghindari suara yang terus bergema di telinga. Akhirnya lama - lama ilang juga tuh suara!.

Akhirnya saya sampai rumah, dan tampaknya orang rumah tau kalau saya mengalami kejadian itu. Langsung saya dikasih segelas air putih, dan saya meminumnya sampai habis.

Sampai sekarang saya masih merinding jikalau mengingat kejadian itu. Sekedar amanat, jikalau mau bepergian kemana - mana, jikalau perasaan kita sedang tidak enak, mending batalin saja jangan nekad. Saya pun kalo waktu itu tau akan begitu, mending saya lebih memilih menginap di asrama sekolah saja.

Ya hati - hatilah di jalan, minta dan berdoa lah pada Yang Maha Kuasa agar kita tetap selalu dalam lindungan - Nya.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Horor Di Perkosa Setan Yang Tak Terlihat

Cerita Horor Kejadian Suster Gepeng di Rumah Sakit Soetomo di Daerah Surabaya

Cara Pemanggilan Hantu Jelangkung Benar Atau Tidaknya Anda Boleh Mencobanya!